Jumat, 23 November 2012

Kafilah Sukalarang

Rabu, 20 Nopember 2012 merupakan hari pertama putra-putri duta SDN Cimangkok berjuang mempertahankan nama baik almamater dan daerahnya. Mereka melaksanakan tugas-tugasnya dengan penuh tanggung jawab. Mulai dari persiapan berupa pengenalan tempat lomba, berlatih hingga melaksanakan lomba. Mereka berbaur dengan siswa-siswa sekolah yang diutus oleh Kecamatan Sukalarang tanpa membeda-bedakan status sosial ataupun kebiasaan masing-masing. 

Kegiatan hari pertama pada Sapta Lomba PAI yang mereka ikuti adalah Kontes Dai Cilik putra dan Qasidah untuk siswa SDN Cimangkok. Peserta kontes Dai Cilik bernomor undian 02 dengan peserta Rizqiy Ibnu Sabil AG. tampil dengan penuh percaya diri. Dia berpidato dengan lancar tanpa turun mental karena melihat kompetitor-kompetitor yang lain. Dia melaksanakan tugasnya dengan baik.

Ini adalah penampilan Rizqy Ibnu Sabil:
Rizqy Ibnu Sabil merupakan peserta dari SDN Cimangkok dengan pelatihnya adalah Ibu Rina Rosdiana, S.Pd. 

Bertolak ke arena Pentas Qasidah, Team Qasidah SDN Cimangkok hasil didikan dari Bapak Dedi Hermawan, M.M. Pd. unjuk kebolehan pada kegiatan Sapta Lomba PAI Tk. Kabupaten Sukabumi. Meski suasana mendung tapi tidak menyurutkan pendukung team Qasidah untuk turun ke lapang demi mendukung team Qasidah kebanggaanya.

Tidak sedikit penonton terpukau atas suara emas Novita Zahra dan tabuhan rebana dari pengiring. Mereka tampil penuh percaya diri di hadapan dewan juri dan penonton. Tabuhan rebana dan suara nyanyian terpadu dalam irama.

Suasana pentas Qasidah:


Selain Qasidah dan Dai Putra, Dai Putri juga tidak kalah menarik. Dewi Heriawati, seorang dai cilik SDN Cimangkok tampil penuh percaya diri di depan juri di atas panggung yang bertempat di SMK Al-Madani Jampang Kulon. Meskipun ia bernomor undian 02 tapi ia tampil pertama mengingat nomor undian 01 belum kunjung datang.

Ini adalah penampilan Dewi Heriawati pada saat berpidato:

Penampilan-penampilan baik mereka tidak terlepas dari orang-orang di belakang layar berupa para pembimbing, baik pembimbing yang merujuk kepada disiplin ilmu yang diperlombakan maupun pada pembimbing teknis lapangan. 

Jika Bapak Dedi Hermawan M.M. Pd. sebagai pembimbing pada kegiatan Qasidah, Ibu Rina Rosdiana, S. Pd.  sebagai pembimbing pada kegaitan Dai Cilik yang merangkap sebagai tata rias bekerja sama dengan Ibu Ima Rusmilawati, S. Pd. (Guru SDN Sukalarang). Hal ini juga tidak terlepas atas kontribusi sorang Fotografer SDN Cimangkok yang senantiasa mengabadikan setiap momen pada kegiatan Sapta Lomba PAI  Tingkat Kabupaten Sukabumi untuk utusan Kecamatan Sukalarang. Beliau adalah Kak Muhammad Akbar. Selain itu, terdapat juga Kak Yana Mulyana yang diutus untuk mengontrol aktivitas peserta agar tidak lupa akan tugasnya dan memberikan motivasi kepada mereka, terutama ketika pra kegiatan dan pasca kegiatan.

Berukut ini gambaran kegiatan pra tugas peserta dan pasca tugas:

Kak Yana sedang bercerita untuk memotivasi peserta

Bercengkrama melepas lelah di sela-sela tugas

Kegiatan foto-foto untuk melepas kejenuhan

Jampangkulon (red).



Senin, 05 November 2012

Sapta Lomba PAI 2012

Senin, 5 Nopember 2012 para duta SD Negeri Cimangkok diberangkatkan ke SD Negeri Ciperiangan kecamatan Sukalarang dalam rangka mengikuti Sapta Lomba PAI. Kegiatan ini merupakan ivent tahunan Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama yang bernaung di UPTD Pendidikan Kecamatan Sukalarang.

Dalam upacara pembukaan Sapta Lomba PAI, ketua panitia yaitu Danu S. Ag. mengemukakan bahwa ivent ini merupakan ajang pencarian bakat dan sekaligus evaluasi atas kegiatan keagamaan yang dilaksanakan di sekolah-sekolah di lingkungan UPTD Pendidikan Kecamatan Sukalarang.

SD Negeri Cimangkok sebagai peserta dengan urutan nomor peserta 6 mengikuti semua bidang lomba yaitu: Lomba Cepat Tepat,  Lomba Hafidzul Qur'an, Kaligrafi, Murotal dan Saritilawah, Tata Cara Shalat Berjamaah, Pemilihan Dai dan Qasidah.

Peserta yang mewakili SD Negeri Cimangkok dalam kegiatan ini merupakan hasil dari kegiatan Giat Ramadhan yang diseleksi ulang dengan tujuan untuk mendapatkan kualitas peserta yang lebih baik.

Ada hal yang beda dalam kegiatan Sapta Lomba tahun 2012 ini, meskipun membuat sebagian peserta kecewa dengan sistem yang dilakukan pada kegiatan LCC. Pada kegiatan tersebut peserta LCC tidak langsung melaksanakan lomba secara verbal melainkan mereka harus melaksanakan terlebih dahulu tes tertulis untuk masuk pada 6 besar. Hal ini membuat sebagian pembimbing kecewa mengingat hasil dari penilaiannya yang kurang keterbukaan.

Berikut suasana pada pelaksanaan Sapta Lomba PAI 2012:

 
Kontingen SDN Cimangok pada upacara pembukaan
Peserta Kaligrafi
Peserta LHQ 
Peserta Murotal dan Saritilawah
Peserta Pemilihan Dai
Peserta LCC sedang mendapat pengarahan
Beberapa supporter dari SDN Cimangok